Ijab Qabul Nikah Haruskah Berbahasa Arab?

Penanya : Ikhwan
Daerah Asal : sumedang.


assalamulaikum, ana minta dibuatkan kalimat ijab qobul nikah bahasa arab atas nama fulanah dengan mahar 250 real dan emas 5,3 gram.

jzk.

Jawab:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Berikut ini kira-kira terjemahan bahasa Arab untuk rangkaian kata Ijab Qabul yang anda bawakan:

Ijab :

أَنْكَحْتُكَ بِفُلاَنَة بِنْتِ فُلَانٍ بِمَهْرِ مِائَتَيْنِ وَخَمْسِيْنَ رِيَالٍ وَالذَّهَب وَزْنُهُ خَمْسَة فَاصِلَة ثلاَثَة جَرَام

Qabul :

قَبِلْتُ نِكَاحَهَا بِالمَهْرِ المَذْكُوْرِ

Ada perbedaan pendapat dikalangan Ulama' mengenai wajibnya menggunakan lafadz Arab dalam proses akad Nikah. Pendapat yang kuat adalah boleh menggunakan lafadz selain Arab yang biasa digunakan oleh masyarakat dalam proses Ijab Qabul Nikah, jika lafadz tersebut mengandung makna yang sama yang diminta syariat dalam masalah Akad ini.

Berikut ini kami terjemahkan keterangan Syaikh Utsaimin dalam masalah ini:
Dalam kaidah disebutkan: bahwa semua akad menjadi sah dengan ungkapan yang menunjukkan akad tersebut dalam kebiasaan masyarakat, baik itu dengan lafadz yang ada contohnya dari nash atau atau tidak, baik itu dalam pernikahan atau yang selainnya. Inilah pendapat yang benar.


Inilah pendapat yang dipilih syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah. Asy-Syarh Al-Mumti' 'ala Az-Zad Al-Mustaqni' 12/40.

Oleh : Ustadz Mukhsin Suaidi, Lc.

sumber : http://www.salamdakwah.com/baca-pertanyaan/ijab-qobul-nikah.html


0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger